Arahan Gubernur Bali Tentang Perningkatan Penanganan COVID-19

Operator: Putu Wirya Sunantra 12 September 2021 11:24:56 WITA

Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa Kependudukan Dan Catatan Sipil telah melakukan Arahan Gubernur Bali Tentang Perningkatan Penanganan Covid-19 yang diikuti oleh Desa dan Desa Adat Kabupaten/Kota se-Bali secara daring melalui zoom meeting. Desa Sepang diikuti oleh Perbekel Sepang, I Putu Agung Mahardika dan Bendesa Adat Sepang, I Made Parmayasa (12/09).

Dalam pembukaannya Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas partisipasi Perbekel dan Bendesa Adat dalam zoom meeting kali ini. Dalam pembukaannya juga disinggu terkait peletakan batu pertama tanda dimulainya pekerjaan fisik penataan kawasan suci Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem, Rabu (18/8/2021). Penataan dilakukan sebagai upaya perlindungan kawasan cagar budaya Pura Agung Besakih yang merupakan pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Wayan Koster menyampaikan adanya varian baru dari virus Covid-19 yaitu varian delta  yang memiliki tingkat penyebaran yang lebah cepat dan menyebabkan kamatian, Perbekel dan Bendesa Adat yang merupakan ujung tombak terdepan di Pemerintah Desa dan Desa adat agar selalu memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakatnya. Kendatipun demikian atas kerja keras dari Pemerintah Provinsi Bali beserta pihak-pihak yang telah membantu bahwa kasus Covid-19 di Bali sudah mulai menurun.

Lebih lanjut, Mantan anggota DPR tiga periode tersebut mengajak seluruh Bendesa Adat dan Perbekel di seluruh Bali dalam peningkatkan penangan Covid-19 dengan melakukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Mensosialisasikan dan menerapkan protokol kesehatan dengan 6M kepada masyarakat
  2. Melakukan pembatasan kegiatan dalam melibatkan orang banyak sesuai dengan surat edaran yang diterbit oleh Majelis Madya Desa Adat.
  3. Mempercepat masyarakat dalam mengikuti vaksin dosis I maupun dosis II sebagai upaya penjegahan Covid-19 terutamanya usia lanjut, ibu hamil dan disabilitas.
  4. Masyarakat yang melakukan kontak erat dengan pasien covid-19 agar dapat dilakukan tracing.
  5. Masyarakat yang mengalami gejala awal Covid-19 seperti demam, penciuman terhambat agar disarankan segera melakukan test PCR ke puskemas atau rumah sakit terdekat
  6. Masyarakat yang terpapar virus Covid-19 agar melakukan isoter yang telah disiapkan oleh pemerintah dan jika keadaan dalam situasi memburuk agar segera ke rumah sakit.
  7. Mendata warga yang melakukan isolasi mandiri serta warga yang  meninggal karena isolasi mandiri
  8. Mencegah angka kematian Covid-19 dengan dilakukan pemeriksaan lebih awal dan tidak sampai menunggu kondisi sudah memburuk

Pria yang berhasil dari Buleleng tersebut juga mengingatkan kepada Bendesa Adat dan Perbekel bahwa Masyarakat Bali yang memiliki kepercayaan tinggi akan nilai – nilai spiritual maka perlu dilakukan tindakan secara niskala terkait pendemi Covid-19. Hal yang perlu dilakukan secara niskala adalah dengan melakukan pengastiti bakti dumogi jagat baline make sami rahayu di pura kahyangan tiga yang ada di masing-masing desa.

“Di tahun 2022 Bali diharapkan sudah bisa bebas dari Covid-19, mengingat ditahun 2022 banyak event yang akan berlangsung dipulau dewata serta pariwisata dapat dibuka kembali sehingga perekonomian bali dapat bangkit kembali,” tambahnya diakhir acara.

 

https://youtu.be/7fTgF82VOJw

Komentar atas Arahan Gubernur Bali Tentang Perningkatan Penanganan COVID-19

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

Facebook

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Facebook Resmi Pemdes Sepang

Mohon Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Sepang

tampilkan dalam peta lebih besar