Kelompok Sumber Rejeki Desa Sepang Terima Bantuan Sebanyak 25 Ekor Bibit Kambing

Operator: I Gede Prawira Santosa 14 November 2018 09:27:11 WITA

Sebanyak 25 ekor bibit kambing jenis Peranakan Etawa (PE) dengan rincian 22 ekor betina dan 3 ekor pejantan, Selasa (13/11) pagi tiba di komplek peternakan kambing Kelompok Sumber Rejeki, Banjar Dinas Belulang, Desa Sepang. Bibit kambing tersebut diterima langsung oleh Ketua Kelompok Sumber Rejeki I Wayan Wardana disaksikan oleh perangkat Desa Sepang yang diwakili oleh Sekretaris Desa I Gede Sugiartawan.

Bantuan Program #Bekerja Tahun 2018 ini diterima dari Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden. Adapun dari 25 ekor bibit kambing tersebut senilai total Rp 29.660.000. Selanjutnya bibit kambing ini dipasangi eartag guna penandaan.

Kelompok Sumber Rejeki sendiri merupakan salah satu kelompok ternak yang telah dikenal bukan hanya di Desa Sepang, melainkan di beberapa daerah lain. Kemampuan kelompok ini dalam mengolah berbagai bentuk produk berbahan dasar susu kambing merupakan salah satu terobosan yang telah dilakukan. Hasil pengolahan tersebut diantaranya meliputi kosmetik dan makanan serta minuman.

Dengan diterimanya bantuan bibit kambing ini diharapkan dapat menambah kuantitas hasil produksi kelompok ini, sekaligus nantinya akan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan anggota kelompok.

Kambing etawa adalah kambing yang didatangkan dari India yang juga disebut kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai kambing “Peranakan etawa” atau “PE”. Kambing PE berukuran hampir sama dengan etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia. ( https://id.wikipedia.org/ )

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

Facebook

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Facebook Resmi Pemdes Sepang

Mohon Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Sepang

tampilkan dalam peta lebih besar