Pilkada Bali 2018, Siapa Unggul Di Desa Sepang?

Operator: I Gede Prawira Santosa 28 Juni 2018 12:35:06 WITA

Proses pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 telah selesai dilaksanakan pada Rabu (27/06) kemarin. Sebanyak delapan TPS yang tersebar di empat Banjar Dinas di wilayah Desa Sepang secara serentak menyelesaikan proses pemungutan suara pada pukul 13.00 Wita waktu Sepang. Selanjutnya, penghitungan suara dilakukan di TPS masing-masing dilakukan oleh KPPS disaksikan Petugas Pengawas TPS dan Saksi dari masing-masing pasangan calon.

Menurut data C-1 Plano yang dihimpun oleh kontributor SID Desa Sepang pada masing-masing TPS rabu siang bahwasanya hasil perolehan suara di tiap TPS beragam. Pada TPS 1 misalnya, pasangan nomor urut 1 Wayan Koster – Cok Ace memperoleh 163 suara, disusul pasangan nomor urut 2 Rai Mantra – Sudikerta memperoleh 97 suara. Di TPS 2, pasangan nomor urut 1 unggul dengan 107 suara disusul pasangan nomor urut 2 dengan 87 suara. Pada TPS 3, pasangan nomor urut 2 unggul dengan 205 suara dan pasangan nomor urut 1 memperoleh 107 suara. Selisih tipis terjadi di TPS 4 dimana pasangan nomor urut 1 memperoleh 146 suara dan pasangan nomor urut 2 memperoleh 137 suara. Pada TPS 5, pasangan nomor urut 2 kembali unggul dengan 126 suara disusul pasangan nomor urut 1 dengan 82 suara. Di TPS 6, keuunggulan pasangan nomor urut 2 berlanjut dengan memperoleh 120 suara berbanding 92 suara milik pasangan nomor urut 1. Pada TPS 7, pasangan nomor urut 1 unggul dengan 213 suara, dan pasangan nomor urut 2 memperoleh 161 suara. Sedangkan di TPS 8, pasangan nomor urut 1 juga unggul dengan 184 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 memperoleh 116 suara.

Secara keseluruhan se-Desa Sepang, pasangan nomor urut 1 Dr. Ir. Wayan Koster, MM dan Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si memperoleh 1094 suara atau 51,05 %, unggul tipis 2,10 % dari pasangan nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si dan Drs. I Ketut Sudikerta yang memperoleh 1049 suara atau 48,95 %. Sedangkan terdapat 34 suara tidak sah dari kedelapan TPS tersebut.

Tingkat partisipasi pemilih juga menjadi perhatian banyak pihak, dari 3541 pemilih yang tercantum dalam DPT, hanya 2177 pemilih atau 61,48 % saja yang menggunakan hak pilihnya pada hari H pemilihan. Padahal sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 sudah dilakukan oleh PPS empat bulan menjelang pemilihan. Disamping itu, keberadaan KPPS juga menjadi sorotan dalam hal pengedaran formulir C-6 dan melakukan pengumuman kepada pemilih. Menurut data yang dikirimkan KPPS kepada PPS, bahwa pendistribusian formulir C-6 sudah mencapai angka 95 % lebih, hanya ada beberapa yang dikembalikan akibat pemilih tidak ditemukan atau meninggal dunia.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

Facebook

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Facebook Resmi Pemdes Sepang

Mohon Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Sepang

tampilkan dalam peta lebih besar