Pengerupukan di Desa Sepang, 9 Ogoh-Ogoh Tampil Memukau di Pusat Desa

Operator: I Gede Prawira Santosa 06 Maret 2019 21:48:16 WITA

Rangkaian pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1941 diantaranya adalah 'Pengerupukan'. Jatuh sehari sebelum Hari Suci Nyepi tepatnya pada Tilem Sasih Kesanga. Pada hari ini biasa dilangsungkan arak-arakan ogoh-ogoh di setiap desa di Bali pada umumnya.

Begitu pula halnya dengan Desa Sepang di Kabupaten Buleleng, terpantau Rabu (06/03) petang, arak-arakan ogoh-ogoh nampak tampil memukau di pusat desa. Ada 9 ogoh-ogoh berbagai karakter yang ditampilkan, menari layak hidup diiringi lantunan gamelan disepanjang jalan raya utama Desa Sepang. Tahun ini di Desa Sepang sebenarnya ada 10 ogoh-ogoh, namun satu diantaranya tidak dapat ditampilkan di pusat desa dikarenakan letak geografis salah satu kelompok tersebut yang sangat jauh.

Selain sebagai rangkaian pelaksanaan Hari Suci Nyepi, dimana ogoh-ogoh ditampilkan dalam sosok 'bhuta kala' yang kemudian di-'pralina', penampilan ogoh-ogoh juga menjadi hiburan tersendiri kepada masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat Desa Sepang yang mengular sepanjang jalan guna menyaksikan secara langsung iringan ogoh-ogoh beraksi. 

Dalam hal pengamanan, pihak Pemerintah Desa dan Prajuru Desa Pakraman menerjunkan LINMAS dan Pecalang dibawah arahan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sepang untuk memastikan arak-arakan ogoh-ogoh berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

Facebook

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Facebook Resmi Pemdes Sepang

Mohon Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Sepang

tampilkan dalam peta lebih besar